Breaking News
Sajian informasi global yang menyajikan berita dari berbagai negara, mulai dari konflik, diplomasi, ekonomi dunia, hingga perkembangan budaya internasional.
Shoppe Mall
Shoppe Mall
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Tanah Bumbu Gencarkan Sosialisasi Disabilitas, Wujudkan Masyarakat

cek disini

Pemkab Tanah Bumbu Perkuat Komitmen Masyarakat Inklusif: Sosialisasi Penanganan Disabilitas Jadi Aksi Nyata

Inews Batulicin- Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Bumbu dalam mewujudkan masyarakat inklusif bukan sekadar wacana. Melalui kegiatan Sosialisasi Penanganan Penyandang Disabilitas yang digelar di Aula Dinas Sosial Tanah Bumbu pada Rabu (15/10/2025), pemerintah daerah menunjukkan langkah nyata untuk memastikan hak-hak penyandang disabilitas benar-benar dihormati dan dipenuhi.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Asisten Bidang Administrasi Umum, Hj. Narni, mewakili Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif. Dalam sambutannya, Hj. Narni menegaskan bahwa masyarakat inklusif adalah fondasi penting dalam membangun daerah yang adil, setara, dan berkeadaban.

“Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 menegaskan bahwa penyandang disabilitas memiliki hak yang sama untuk berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Inilah yang menjadi landasan utama kebijakan Pemkab Tanah Bumbu,” ujar Hj. Narni membacakan sambutan Bupati.

Mendorong Kesetaraan dan Kepedulian Bersama

Lebih lanjut, Hj. Narni menyampaikan bahwa membangun masyarakat inklusif bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Setiap individu, keluarga, lingkungan, dan lembaga sosial perlu berperan aktif dalam menciptakan ruang yang ramah dan setara bagi penyandang disabilitas.

“Kita semua memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk menciptakan lingkungan yang berkeadilan. Dengan sikap inklusif, kita membangun masyarakat yang saling menghargai dan berempati,” tegasnya.

Kepala Dinas Sosial Tanah Bumbu Lita Hamita turut memperkuat pesan tersebut. Menurutnya, pendekatan pemberdayaan harus dilakukan dari bawah, dimulai dari komunitas.

“Pendekatan institusional saja tidak cukup. Keluarga dan lingkungan sekitar punya peran besar dalam mendukung penyandang disabilitas agar bisa berkembang secara optimal,” ungkap Lita.

Tanah Bumbu Gencarkan Sosialisasi Disabilitas, Wujudkan Masyarakat
Tanah Bumbu Gencarkan Sosialisasi Disabilitas, Wujudkan Masyarakat

Baca Juga : Sepunggur Siap Jadi Destinasi Wisata Mangrove dengan Latar Gunung Jambangan

Integrasi Program dan Kolaborasi Lintas Sektor

Dalam kesempatan tersebut, Dinas Sosial menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi antara program pemerintah, organisasi disabilitas, dan partisipasi masyarakat. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu memperluas akses penyandang disabilitas terhadap layanan publik, pendidikan, kesehatan, dan kesempatan kerja.

Sebagai narasumber utama, hadir Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan Selamet Riyadi yang memberikan materi tentang strategi penanganan dan pemberdayaan penyandang disabilitas berbasis masyarakat.

Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh perwakilan kecamatan, lurah, fasilitator, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), serta Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) se-Kabupaten Tanah Bumbu. Para peserta mendapatkan pemahaman mendalam mengenai hak-hak penyandang disabilitas, kebijakan inklusi, serta praktik baik dalam menciptakan lingkungan yang ramah dan mendukung.

Fakta Singkat Kegiatan

  • Penyelenggara: Pemkab Tanah Bumbu – Dinas Sosial

  • Tanggal: 15 Oktober 2025

  • Lokasi: Aula Dinas Sosial Kabupaten Tanah Bumbu

  • Narasumber: Selamet Riyadi (Dinsos Prov. Kalsel)

  • Peserta: Kecamatan, Lurah, Fasilitator, Pendamping PKH, TKSK

Menuju Masyarakat yang Benar-Benar Inklusif

Sosialisasi ini menjadi langkah awal dari rangkaian program jangka panjang Pemkab Tanah Bumbu dalam membangun masyarakat inklusif. Pemerintah daerah berkomitmen terus memberikan edukasi, meningkatkan akses layanan, dan menciptakan ruang partisipasi yang setara bagi semua.

“Masyarakat inklusif bukan hanya tentang memberi ruang, tetapi juga tentang memberi kesempatan yang sama untuk berkembang,” pungkas Hj. Narni.

Dengan sinergi pemerintah dan masyarakat, Tanah Bumbu diharapkan menjadi daerah yang semakin peduli, terbuka, dan ramah bagi penyandang disabilitas—menuju masa depan yang lebih adil dan setara.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *