Pemkab Tanah Bumbu Gaspol Digitalisasi Data Bansos: Tepat Sasaran, Transparan, dan Bebas Manipulasi
Inews Batulicin- Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu), Kalimantan Selatan, terus berinovasi untuk memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) tepat sasaran. Komitmen ini diwujudkan melalui percepatan digitalisasi data penerima bansos yang memadukan sistem kependudukan secara lebih terintegrasi.
Langkah ini ditandai dengan kegiatan Sosialisasi Bansos dan Pelayanan Administrasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang digelar di Kantor Dinas Sosial Tanbu, Batulicin, Kamis (25/9/2025). Acara tersebut tidak hanya dihadiri masyarakat penerima bansos, tetapi juga melibatkan lintas instansi pemerintah untuk memperkuat sinergi.
Data Tunggal untuk Bansos Tepat Sasaran
Kabid Linjamsos, Muhammad Supian, mewakili Kepala Dinas Sosial Tanbu Liana Hamita, menjelaskan bahwa Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif menekankan pentingnya integrasi data Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dengan data kependudukan. Dengan cara ini, setiap bantuan dapat dipastikan diterima oleh warga yang benar-benar berhak.
“Dengan data yang tunggal dan terintegrasi, penerima bantuan benar-benar mereka yang layak dan memenuhi syarat. Tidak ada lagi penerima fiktif atau yang tidak sesuai sasaran,” tegas Supian di hadapan peserta sosialisasi.

Baca Juga : Juventus vs Atalanta Berakhir 1-1, Tudor Tetap Bangga dengan Performa Tim
Percepatan Digitalisasi untuk Pelayanan Publik
Kepala Disdukcapil Tanbu, Gento Hariyadi, menyebut kegiatan ini sebagai langkah strategis menuju digitalisasi bansos secara menyeluruh. Digitalisasi data akan mempercepat proses verifikasi dan validasi penerima bantuan sosial di seluruh wilayah Tanah Bumbu.
“Integrasi ini bukan sekadar mempermudah proses administrasi, tetapi juga mempercepat pelayanan sehingga masyarakat tidak perlu lagi berulang kali melengkapi data,” ujarnya.
Selain itu, masyarakat kini bisa memanfaatkan Identitas Kependudukan Digital (IKD) untuk mengurus berbagai administrasi. Dengan identitas digital, semua data penerima bansos dapat diperiksa secara cepat, akurat, dan transparan.
Sinergi Lintas Instansi
Pemkab Tanah Bumbu menegaskan bahwa keberhasilan program ini tidak lepas dari sinergi antar-SKPD. Dinas Sosial dan Disdukcapil bekerja sama secara erat agar data kependudukan dan penerima bansos benar-benar sinkron.
Dengan sistem digital yang terintegrasi, Pemkab Tanbu menunjukkan komitmennya terhadap penyaluran bansos yang adil, transparan, dan bebas manipulasi. Langkah ini juga menjadi bagian dari program pemerintah pusat dalam memperkuat akurasi data penerima manfaat di seluruh Indonesia.
Harapan ke Depan
Lewat digitalisasi data bansos, Pemkab Tanah Bumbu berharap dapat memberikan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat, sekaligus menjadi contoh praktik tata kelola bansos yang modern dan akuntabel.
“Ini bukan sekadar proyek administrasi, melainkan upaya besar kita untuk menjaga keadilan sosial bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” tutup Supian.
















