Pemkab Tanah Bumbu Gelar Bimtek Relawan SAPA: Wujudkan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak
Inews Batulicin- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Bumbu terus menunjukkan komitmennya dalam melindungi serta memberdayakan perempuan dan anak. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Relawan Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) yang digelar di Batulicin pada Selasa, 9 September 2025.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat peran relawan sebagai garda terdepan dalam mewujudkan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA). Dengan mengusung semangat kebersamaan, Bimtek diharapkan mampu menambah pengetahuan, keterampilan, sekaligus memupuk kepedulian para relawan di seluruh wilayah Tanah Bumbu.

Baca Juga : Bolivia Hadapi Brasil, Laga Hidup-Mati Menuju Play-off Piala Dunia 2026
Relawan SAPA, Garda Terdepan Perlindungan
Bupati Tanah Bumbu, H. Andi Rudi Latif, yang diwakili Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra, M. Putu Wisnu Wardhana, menegaskan bahwa Relawan SAPA memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah mengatasi berbagai persoalan sosial di tingkat desa dan kelurahan.
“Relawan SAPA adalah ujung tombak kami di lapangan. Mereka berada paling dekat dengan masyarakat, sehingga dapat merespons cepat berbagai masalah seperti stunting, kekerasan terhadap perempuan dan anak, hingga perundungan,” ujarnya saat membuka acara.
Ia menambahkan, perempuan dan anak merupakan aset berharga sekaligus penentu masa depan bangsa. Oleh sebab itu, mereka harus mendapat perlindungan dan pemberdayaan yang maksimal. Melalui Relawan SAPA, masyarakat Tanah Bumbu diajak untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, ramah, serta peduli terhadap perempuan dan anak.
Sinergi Pemerintah, Masyarakat, dan Dunia Usaha
Program Relawan SAPA tak hanya menjadi kegiatan seremonial semata, tetapi juga menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan dunia usaha. Kepala Dinas DP3AP2KB Tanah Bumbu, Erli Yuli Susanti, menyampaikan bahwa Bimtek Relawan SAPA merupakan salah satu program prioritas Bupati Andi Rudi Latif yang dirancang untuk memperkuat jaringan perlindungan sosial di daerah.
“Program ini menyatukan komitmen pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, dan desa agar bisa bersama-sama melindungi serta memberdayakan kelompok rentan, mulai dari perempuan, anak, penyandang disabilitas, hingga anak muda kreatif,” jelasnya.
Melalui pelatihan ini, para relawan dibekali konsep, strategi, dan metode penerapan DRPPA sehingga mereka mampu mengembangkan program yang sesuai dengan kondisi lapangan.
Peserta dari 12 Kecamatan, Dua Tahap Pelatihan
Bimtek tahun ini diikuti oleh 120 peserta dari 12 kecamatan se-Kabupaten Tanah Bumbu. Kegiatan diselenggarakan dalam dua tahap, masing-masing tahap diikuti oleh enam kecamatan, dengan durasi pelatihan selama dua hari setiap tahapnya.
Para peserta mendapatkan materi yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga praktis, seperti cara deteksi dini masalah kekerasan pada perempuan dan anak, teknik pendampingan korban, hingga metode kampanye edukasi masyarakat tentang pentingnya perlindungan dan pemberdayaan perempuan serta anak.
Wujud Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak
Dengan adanya Bimtek ini, Pemkab Tanah Bumbu berharap lahir relawan-relawan tangguh yang siap mendukung terwujudnya desa dan kelurahan ramah perempuan serta peduli anak. Ke depan, relawan SAPA juga diharapkan menjadi inspirator di lingkungan masing-masing, mengajak masyarakat terlibat aktif, serta mendorong lahirnya kebijakan dan program yang berpihak pada kelompok rentan.
Langkah ini sejalan dengan visi Tanah Bumbu untuk menjadi daerah yang lebih inklusif, adil, dan berkeadilan sosial. Keberadaan Relawan SAPA bukan hanya menjadi pelengkap program pemerintah, tetapi juga mitra sejajar yang menggerakkan kepedulian kolektif demi masa depan yang lebih baik bagi perempuan dan anak.
















