Breaking News
Sajian informasi global yang menyajikan berita dari berbagai negara, mulai dari konflik, diplomasi, ekonomi dunia, hingga perkembangan budaya internasional.
Shoppe Mall
Shoppe Mall
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

Ikan Gabus, Rahasia Sehat dan Kuat yang Dikenalkan Mahasiswa FPIK ULM ke Warga Desa

cek disini

Mahasiswa FPIK ULM Edukasi Warga Binawara Tentang Manfaat Ikan Gabus, Kunci Sehat dan Cegah Stunting

Inews Batulicin- Desa Binawara, Kecamatan Kusan Hulu, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, pada Kamis pagi tampak lebih ramai dari biasanya. Ratusan warga berkumpul di balai desa untuk mengikuti sosialisasi yang digelar oleh mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Lambung Mangkurat (ULM). Kegiatan ini merupakan bagian dari program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang mengangkat tema “Pemanfaatan Ikan Gabus untuk Kesehatan dan Pencegahan Stunting”. Sosialisasi dipimpin oleh salah satu mahasiswa peserta KKN, Iffa Aulia Rahma, yang menjelaskan secara detail kandungan gizi dan manfaat luar biasa dari ikan gabus bagi kesehatan tubuh manusia.

Ikan Gabus, Rahasia Sehat dan Kuat yang Dikenalkan Mahasiswa FPIK ULM ke Warga Desa
Ikan Gabus, Rahasia Sehat dan Kuat yang Dikenalkan Mahasiswa FPIK ULM ke Warga Desa

Baca Juga : Lapas Batulicin Kembangkan Hidroponik, Warga Binaan Raup Ilmu & Harapan Baru

“Ikan gabus memiliki kandungan albumin yang sangat tinggi.

Albumin ini berperan penting dalam pembentukan plasma darah, menjaga keseimbangan cairan tubuh, membantu proses penyembuhan luka, dan meningkatkan daya tahan tubuh,” jelas Iffa di hadapan warga.

Ia juga menekankan, meski ikan gabus mudah ditemukan di Kalimantan Selatan, banyak masyarakat yang belum memahami bahwa albumin adalah salah satu protein plasma paling vital untuk kelangsungan hidup. Kekurangan albumin dapat memicu berbagai masalah kesehatan, mulai dari pembengkakan pada kaki hingga risiko penyakit hati, ginjal, tiroid, dan peradangan.

Menurut Iffa, dengan rutin mengonsumsi ikan gabus, masyarakat tidak hanya menjaga kesehatan diri tetapi juga membantu mendukung program pemerintah dalam menurunkan angka stunting. “Kita ingin membangun budaya gemar makan ikan, terutama ikan yang kaya albumin. Jika masyarakat mengonsumsi protein hewani secara berkelanjutan, kasus stunting akan berangsur menurun,” tambahnya.

Sosialisasi ini semakin menarik ketika mahasiswa ULM mengadakan demonstrasi singkat cara mengolah ikan gabus dengan teknik sederhana namun higienis, sehingga warga dapat mempraktikkannya langsung di rumah. Beberapa ibu rumah tangga bahkan mencatat resep dan teknik yang diajarkan untuk dicoba di dapur masing-masing.

Kepala Desa Binawara, Noor Rahman, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif para mahasiswa.

“Kegiatan ini menambah wawasan dan kesadaran gizi masyarakat. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara rutin, agar pengetahuan masyarakat terus bertambah dan kesehatan warga semakin terjaga,” ujarnya.

Di akhir kegiatan, suasana penuh keakraban terlihat ketika warga, mahasiswa, dan aparat desa berbincang santai sambil mencicipi olahan ikan gabus yang sudah dimasak. Sosialisasi ini bukan hanya menjadi ajang edukasi, tetapi juga mempererat hubungan antara masyarakat dan mahasiswa yang sedang mengabdi di desa.

Dengan semangat yang dibawa oleh generasi muda seperti mahasiswa FPIK ULM, Desa Binawara kini memiliki modal pengetahuan baru untuk memanfaatkan potensi lokal demi kesehatan yang lebih baik dan masa depan generasi yang bebas dari stunting.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *