Breaking News
Sajian informasi global yang menyajikan berita dari berbagai negara, mulai dari konflik, diplomasi, ekonomi dunia, hingga perkembangan budaya internasional.
Shoppe Mall
Shoppe Mall
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

DPRD Tanah Bumbu Siap Fasilitasi Program Lapas Batulicin

cek disini

DPRD Tanah Bumbu dan Lapas Batulicin Sepakat Perkuat Sinergi Demi Peningkatan Pembinaan Warga Binaan

Inews Batulicin- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanah Bumbu, Andrean Atma Maulani , menerima kunjungan resmi dari Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Batulicin, Arifin Akhmad , pada Kamis (7/8/2025) di ruang kerja DPRD Tanah Bumbu.

Pertemuan ini bukan sekedar silaturahmi, namun menjadi momen penting untuk memperkuat komunikasi dan membangun sinergi antara lembaga legislatif daerah dengan lembaga masyarakat. Fokus utama pembahasan adalah koordinasi kelembagaan, sekaligus menyatukan visi dalam upaya meningkatkan kualitas pelatihan bagi warga binaan Lapas Batulicin.

Dalam kesempatan tersebut, Arifin Akhmad memaparkan tujuan kunjungannya. Ia menegaskan bahwa hubungan baik antara DPRD dan Lapas sangat diperlukan untuk menciptakan program pelatihan yang efektif. Salah satu poin penting yang dibahas adalah permohonan dukungan DPRD terhadap peningkatan sarana dan prasarana di Lapas Batulicin.

DPRD Tanah Bumbu Siap Fasilitasi Program Lapas Batulicin
DPRD Tanah Bumbu Siap Fasilitasi Program Lapas Batulicin

Baca Juga : Jay Idzes Resmi Gabung Sassuolo, Siap Tulis Sejarah di Serie A

“Kami ingin menciptakan lingkungan pelatihan yang lebih layak dan manusiawi bagi warga binaan. Dukungan DPRD dalam penguatan fasilitas sangat berarti, karena ini akan berdampak langsung pada berhasilnya program pelatihan dan pemberdayaan,” ujar Arifin.

Ketua DPRD Tanah Bumbu, Andrean Atma Maulani, menyambut baik inisiatif positif yang diusung pihak Lapas. Ia menegaskan, DPRD memandang Lapas bukan hanya sebagai tempat menjalani hukuman, namun juga sebagai pusat rehabilitasi dan pembentukan kembali karakter warga binaan agar siap kembali ke masyarakat.

“Lapas mempunyai peran strategis dalam proses rehabilitasi sosial. Kami di DPRD tentu mendukung penuh setiap langkah yang bertujuan meningkatkan kualitas pelatihan. Peningkatan fasilitas, layanan, dan program positif akan berdampak langsung pada keberhasilan reintegrasi sosial,” tegas Andrean.

Selain membahas kebutuhan fasilitas, kedua pihak juga sepakat untuk memperkuat komunikasi lintas lembaga. Harapannya, setiap program yang dijalankan dapat saling mendukung dan memberikan manfaat nyata, tidak hanya bagi warga binaan, tetapi juga bagi masyarakat luas.

Andrean menambahkan, kerja sama yang terjalin nantinya akan diarahkan pada pelatihan yang lebih modern, manusiawi, dan sesuai standar pelayanan masyarakat.

Hal ini sejalan dengan visi Kabupaten Tanah Bumbu untuk menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan berdaya saing, di mana setiap individu memiliki kesempatan kedua untuk memperbaiki diri.

Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus menjalin sinergi. Baik DPRD maupun Lapas Batulicin optimistis bahwa kolaborasi ini akan menghasilkan terobosan baru dalam pengelolaan dan pembinaan warga binaan, sehingga mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah.

Kolaborasi Berlanjut untuk Program Pembinaan yang Lebih Inovatif

Setelah menyepakati komitmen kerja sama, DPRD Tanah Bumbu dan Lapas Batulicin langsung membahas langkah konkret yang bisa dijalankan. Andrean mengusulkan pembentukan tim koordinasi yang beranggotakan perwakilan DPRD dan Lapas. Tim ini akan bertugas merancang program pelatihan yang selaras dengan kebutuhan warga binaan dan kebijakan daerah.

Selanjutnya, Arifin menawarkan ide pelatihan keterampilan berbasis potensi lokal, seperti kerajinan tangan, pertanian modern, dan pengelolaan usaha kecil. Ia menilai, pelatihan yang mengarah pada kemandirian ekonomi akan memudahkan warga binaan saat kembali ke masyarakat.

Untuk mendukung gagasan tersebut, DPRD Tanah Bumbu akan memfasilitasi pertemuan lanjutan dengan Dinas Tenaga Kerja dan Dinas Koperasi. Pertemuan ini bertujuan menyatukan program pelatihan agar selaras dengan peluang usaha yang tersedia di daerah.

Selain itu, kedua pihak berencana mengadakan kegiatan sosial yang melibatkan warga binaan dan masyarakat sekitar. Melalui kegiatan ini, warga binaan dapat berinteraksi langsung, sekaligus membangun kembali kepercayaan masyarakat.

Dengan alur kerja yang jelas, kedua pihak optimis kolaborasi ini dapat memberikan hasil yang nyata. Setiap langkah akan diukur, terencana, dan berorientasi pada tujuan jangka panjang, yaitu membentuk warga binaan yang siap bersaing di dunia kerja dan berpartisipasi aktif di lingkungan sosial.

telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *